…
I’m not plastic, cold, hard, empty plastic.
I am original.
I live
love
hate
grow
and, I even make mistakes.
(I kill Barbie, to make Ken sad – mia anditha).
Chapter One
Tak pernah saya paham definisi cinta. apakah ia sama dengan rasa sayang? apakah cinta & sayang merupakan dua kata namun memiliki satu arti? apakah keduanya merupakan bagian tak terpisahkan? banyak pertanyaan tentang cinta di hati saya. dan tak pernah dapat saya jawab, walau telah bertanya lebih dari banyaknya orang yang saya tanya saat tersesat di jalan. tak pernah ada yang menjawab dengan memuaskan. semua pada akhirnya sama, kebingungan menjawab.
Chapter Two
Film pertama Sandra Dewi di putar di Cilandak Town Square, CITOS.
kulihat kalian bertiga.
dua tahun kemudian.
saya meresapi indahnya pantai senggigi mataram, lombok. haru biru, ada marah, kecewa, tawa, bahagia, pengkhianatan, permulaan, dan seribu satu ragam rasa menyergap sanubari. first time!
Chapter Three
definisi cinta versi saya adalah dimana kita bisa memaafkan setelah ribuan kata caci maki menghujam hati. memaafkan saat kebohongan terang benderang di depan mata, kita maklumi setelah tahu kondisi dan berusaha tahu kondisi mengapa harus berbohong. memaafkan kala memang dia salah dan tak ada alasan mengapa dia sampai berbuat salah. memaafkan tingkah laku tak logik yang dia lakukan yang sangat berseberangan dengan apa yang ada di dalam pikiran kita. memaafkan saat ketidaksesuaian pendapat dan sudut pandang dengan memaklumi bahwa berbeda asal, suku, latar belakang usia, pendidikan dan tingkat kedewasaan mempengaruhi. memaafkan tanpa perlu diminta. memaafkan tanpa perlu syarat. memaafkan tanpa perduli hitam putih omongan orang. memaafkan, selama dia tak berselingkuh dari kita. harga mati.
definisi cinta versi saya adalah ketika rasa cemburu masih dapat membakar dada. tak perlu yang logik. tak perlu ada alasan yang jelas. hanya cemburu. walau harus buta. cemburu buta. ia pertanda cinta memang ada. marah oleh pikiran ketidaksetiaaan lawan jenis, walau hanya fatamorgana. marah pada temannya yang ada di yahoo messenger, blackberry messenger atau di facebook. marah pada lawanjenis yang mengitari. hanya cemburu, walau tanpa harus ada alasan.
Chapter Four
tak ada manusia yang sempurna. tiap hal akan sampai pada titik jenuh. dan untuk kemudian akan mulai kembali siklusnya seperti semula. berputar kembali. tak perlu sedu sedan. hanya butuh suasana baru tanpa komunikasi. walau tak harus menghalalkan pengkhianatan untuk mengetahui apakah cinta masih bersemayam di hati. tak perlu memaksakan hati, karena ia juga bisa letih terhimpit oleh persoalan yang sama, yakni menyayangi orang yang sama. melelahkan setelah tahu tiap gerak sifat sikap sang pasangan. menjenuhkan pada suatu masa, dan membuat rindu pada masa yang lain. tak ada manusia yang sempurna.
Chapter Five – End
…
when we’re together times were good.
but i must walk within my heart.
though we’re apart, our thoughts are side by side.
our hearts and souls joined, they are joined still.
i try not to imagine how i will miss you.
love is like prayer, should not be lightly said.
…
I’m not plastic, cold, hard, empty plastic.
I am original.
I live
love
hate
grow
and, I even make mistakes.
(mia anditha).
…jenuh…

saya punya teman lama. atau sahabat. yang sekarang telah jadi kenalan. menjadi orang yang hanya saya kenal. sebuah proses persahabatan yang salah. entah karena waktu atau keadaan. atau pilihan. menurut proses normal, persahabatan dimulai dari proses perkenalan-pertemanan-persahabatan. kemudian dalam kondisi terburuk, menjadi permusuhan. saya tidak bermusuhan. hanya persahabatan tersebut mengecil kembali menjadi perkenalan, yang kini hanya menjadi orang yang saya kenal. tidak lebih. menurut saya, keadaan itu yang dia yang mau.
lima menit kemudian, sutrisno masuk kamar mandi. niat iseng saya muncul. pintu kamar kami berdua saya ketuk dari arah luar. tok….tok…tok…!! berkali kali dengan ketukan keras dan gebrakkan amarah. mengetuk pintu kamar dari arah luar. berpura pura jadi tamu. dan saya besarkan suara saya agar sutrisno dengar.
sudah lebih satu tahun setengah saya tidak bertegur sapa. dia tak mau saya hubungi. saya pun tak mau keras menghubungi. cukuplah sekali. dia juga sepertinya sudah tak mau menghubungi saya. tulisan ini saya buat, karena saya tanpa sengaja melihat comment sutrisno di facebook
pengen banget bisa menulis dengan keren. berkelas. elite. walau tak se elite pasukan yang mengurung (bukan) noordin m top sewaktu di temanggung jawa barat. yang penting setelah menulis si penulis dapat kesan bahwa sang penulis merupakan orang yang pintar, cerdas, berkualitas. syukur-syukur kesimpulan tulisan tadi mengisyaratkan bahwa si penulis juga seorang yang gagah perkasa, rupawan lagi menawan. tapi ternyata, menulis merupakan sebuah pekerjaan yang berat. tak seberat mengangkat pesawat ulang-alik dengan tangan kosong memang, tapi tetap merupakan pekerjaan yang berat.
dengan plagiat, sebenarnya untuk kegiatan menulis (baca : copy paste) dapat menjadi sangat mudah. tinggal masuk ke blog
setengah tahun saya tak menyentuh hati sahabat-sahabat saya di dunia blogger. tak mampir ke blog mereka. tak menyapa. diam bagai tiang listrik yang diam. dingin bagai pembunuh berdarah dingin. atau dingin seperti es.
Denpasar dan Magic Mushroomnya pun menyihir saya dan tiga teman lainnya di
Bunaken, Boulevard, Bubur, Bibir dan Bangkrut menjadi kata kunci untuk Kota Menado. jika ke kota menado, tak mantab rasanya tak mencoba 5 B, kata kawan saya Andi dan Agus. saya tak mau berdebat. saya juga tak perlu menurut. yang jelas dengan 750 ribu, panorama alam bawah laut bunaken bisa anda dapatkan. include semua biaya dari menginjakkan kaki di atas speedboat dari menado hingga kembali ke menado. benar, bunaken itu pulau. dan terpisah dengan menado.
Ada 





