taubat nasuha

taubat nasuha harus memenuhi tiga syarat taubat.

tiga syarat ini disimpulkan oleh para ulama dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Pertama, harus menyesali perbuatan tersebut.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

النَّدَمُ تَوْبَةٌ

“Sesungguhnya penyesalan itu adalah taubat.”


Kedua, melepaskan diri dan menjauhkan diri sejauh-jauhnya dari perbuatan yang seperti itu.

Tidak lagi mengulangi maupun mendekati apa-apa yang akan menyeret dan mengantar kepada perbuatan dosa apapun terlebih dari perbuatan yang dimintanya untuk bertaubat.

Ketiga, kemudian ber-’azam/ bertekad kuat untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya tersebut.

Juga beristighfar kepada Allah, memohon ampunan-Nya. Dalam hal ini ada hadits Abu Bakr Ash-Shiddiq tentang disyariatkannya seseorang yang telah melakukan perbuatan dosa untuk shalat dua rakaat lalu memohon ampunan kepada Allah.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s